Pertimbangan Dalam Budidaya Ganja

Menanam ganja di Indonesia merupakan sebuah perbuatan Ilegal dan melanggar hukum serta undang-undang yang berlaku, dengan hukuman yang tidak rigan, berbeda sekali dengan beberapa negara eropa dan amerika, itulah yang menjadi pertimbangan dari para pembudidaya ganja di indonesia, akan tetapi dibalik segala larangan dan hukum yang berlaku saat ini para pembudidaya terus melakukan berbagai inovasi serta perjuangan untuk legalnya budidaya ganja di indonesia.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut para pembudidaya memiliki berbagai cara dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Pada kondisi tertentu pembudidaya menggunakan teknik Indoor Growing yaitu budidaya ganja dalam ruangan , pertimbangan budidaya ini adalah karana hasil yang didapatkan dapat disesuaikan dengan waktu dan biaya yang diperlukan selama siklus hidup ganja, disamping itu faktor keamanan dari tempat budidaya adalah tergantung dari pembudidaya sendiri, manipulasi lingkungan yang dilakukan dalam budidaya ganja dalam ruangan menjadikan tanaman ganja dapat tumbuh lebih cepat dan optimal sesuai dari jenis yang ditanam, hama, penyakit dan masalah yang dihadapi dari budidaya dalam ruangan ini juga sangat minim jika kita memiliki panduan serta pengalaman dalam berbudidaya. Akan tetapi budidaya jenis ini memiliki masalah dari segi biaya, karena membutuhkan ruangan serta segala sumber kebutuhan dari pertumbuhan ganja harus kita sediakan, kita membutuhkan lampu, sirkulasi udara yang baik, serta suhu ruangan,air dan segala kebutuhan yang memungkinkan ganja untuk tumbuh secara optimal.

marijuana grower indoor

marijuana grower indoor

Pertimbangan biaya serta penyesuaian pertumbuhan tanaman tersebut yang menjadikan hanya beberapa dari pembudidaya yang sanggup melakukan operasi budidaya Indoor Growing , faktor keamanan yang menjadikan operasi budidaya dalam ruangan menjadi salah satu bagian yang paling penting.

Selain itu kita mengenal budidaya ganja di luar ruangan, budidaya luar ruangan dapat dilakukan jika pembudidaya memiliki tempat terbuka dengan tingkat keamanan yang baik, dalam budidaya luar ruangan kita tidak memerlukan banyak kebutuhan dalam pertumbuhan ganja, matahari dan udara sebagai pensuplai utama cahaya guna tumbuhnya tanaman ganja kita dapatkan gratis,untuk pengairan dapat kita sesuaikan melalui saluran air atau metode penyiraman yang kita atur untuk pertumbuhan ganja, selain itu budidaya ganja di luar ruangan dapat dilakukan sesuai dengan musim, di indonesia kita mengenal dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau, kita dapat menyesuaikan budidaya ganja sesuai dengan musim yang ada.

Lain halnya apabila pembudidaya tidak memiliki tempat yang aman bagi budidaya ganja, kita mengenal metode budidaya luar ruangan yaitu metode gerilya, metode gerilya dilakukan dengan menanam ganja di luar ruangan serta memakai lokasi dimana hanya pembudidaya sendiri yang tahu lokasi ganja tersebut ditanam.

Gerilya Ganja Bukit

Gerilya Ganja Bukit

Pertimbangan dari metode ini adalah karena alam indonesia yang kaya raya serta tanah indonesia yang subur, serta murahnya budidaya yang dilakukan dengan metode ini.

pejuang gerilya ganja aceh

pejuang gerilya ganja aceh

Para pejuang dan pembudidaya di aceh yang saat ini banyak mengadaptasi metode ini.kebutuhan pembudidaya adalah lokasi yang tepat untuk menanam ganja, lokasi yang tepat disini adalah tempat aman yang tidak banyak bersinggungan dengan aktivitas manusia. Serta kebutuhan cahaya matahari yang digunakan pertumbuhan ganja tidak terhalangi dan cukup mengalami satu siklus penuh pencahayaan dari mulai matahari terbit sampai matahari tenggelam, kondisi tanah yang baik untuk pertumbuhan yang biasa dipakai oleh pembudidaya ialah dataran tinggi, di sela bukit serta daerah Aliran sungai yang sangat subur.

keamanan gerilya

keamanan gerilya

Karena budidaya dengan metode gerilya ini memiliki tingkat keamanan yang cukup riskan, maka pembudidaya harus sangatlah hati-hati dalam menentukan tempat, pada umumnya budidaya metode ini mengharuskan pembudidaya untuk menanam ganja dalam beberapa tempat yang berbeda dengan pertimbangan bahwa tempat kita menanam diketahui oleh pencuri atau petugas keamanan serta tanaman yang pembudidaya tanam tersebut rusak akibat alam dan hewan liar atau hama sebagai musuh alami dari tanaman ganja, kita umpamakan bahwa tanaman ganja yang ditanam dalam lima tempat berbeda, kemungkinan keberhasilan yang dapat diperkirakan adalah kegagalan akibat hama satu tempat kemudian kemungkinan akibat ganguan manusia adalah satu tempat pula, sehingga pembudidaya masih memiliki tiga lokasi budidaya yang akan memberikan keberhasilan berbudidaya ganja.

Pada era kemajuan teknologi saat ini dapat memungkinkan pembudidaya melakukan metode gerilya pada ratusan tempat yang berbeda tanpa perlu khawatir akan lupa lokasi kebun ganja rahasia tersebut, bagi para pembudidaya yang mengandalakan musim dapat memakai GPS untuk menandai lokasi dimana tanaman ganja ditanam, dengan GPS kita dapat menentukan titik aman dri lingkungan yang akan ditanami ganja serta kondisi pencahayaan serta pengairan yang akan di lakukan, kebanyakan pembudidaya gerilnya melakukan survey serta pengamatan kondisi medan yang akan ditanami.

Untuk budidaya luar ruangan sendiri tingkat keberhasilan ditentukan oleh kondisi alam, sangat berbeda dengan budidaya ganja dalam ruangan.

Pada budidaya dalam ruangan pembudidaya dapat menseleksi tanaman ganja yang harus tumbuh dan dapat meningkatkan hasil serta kualitas dengan cara memelihara tanaman betina saja serta membuang tanaman jantan yang bertujuan untuk menghindari penyerbukan oleh bunga jantan serta meningkatkan kadar THC dalam tanaman betina yang berbunga.

Ganja Dengan Kadar THC tinggi

Ganja Dengan Kadar THC tinggi

Sedangkan untuk budidaya luar ruangan pembudidaya harus menyiapkan bibit ganja untuk ditanam di lingkungan yang semua bergantung dengan alam, permasalahan yang sering dihadapi ialah pada saat pemindahan tanaman dari bibit ke alam liar, gangguan serta adaptasi bibit ganja terhadap alam sekitar sering terjadi dan menyebabkan tanaman mati sebelum tumbuh dan dapat di panen.

Tanaman cloning Ganja

Tanaman cloning Ganja

Untuk menghidari kegagalan dalam masa pemindahan ke alam serta meningkatkan produksi serta pertumbuhan tanaman, disarankan pembudidaya luar ruangan menggunakan bibit yang berasal dari tanaman cloning, pembudidaya dapat memilih tanaman betina terbaiknya untuk dijadikan induk tanaman cloning, berbeda dengan bibit ayang berasal dari biji, pembudidaya belum dapat mengetahui jenis kelamin dari tanaman yang berasal dari biji sebelum masa pra-bunga yang memakan waktu lama.

Tentang ganjaindonesia

Blog yang memaparkan tentang cara bercocok tanam ganja,baik dalam ruangan ataupun luar ruangan serta berbagai kultur dan budaya ganja yang ada di Indonesia
Pos ini dipublikasikan di Budidaya Dalam Ruangan, Budidaya Luar Ruangan, Teknik dan tag , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Pertimbangan Dalam Budidaya Ganja

  1. tukang proyek berkata:

    semoga para gerilyawan selalu dilindungi oleh-Nya

  2. kobain berkata:

    amin…!!!

  3. weedman berkata:

    amin amin tumbuh terus ciptakan perdamaian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s