Kloning pada tanaman Ganja

Membuat kloning pada tanaman ganja merupakan salah satu cara budidaya yang paling efisien, karena sangat menghemat waktu dan juga membuat hasil yang baik dari budidaya tanaman ganja. kloning dalam tanaman ganja berarti membudidayakan tanaman ganja dengan metode memperbanyak tanaman dengan cara memotong salah satu ranting paling ujung dari tanaman induk ganja.

Tanaman induk ganja adalah tanaman ganja yang kita budidayakan dan diseleksi menurut kualitas yang kita inginkan, pada umumnya adalah tanaman dengan jenis kelamin perempuan dengan kualitas terbaik. Tanaman induk ganja harus dijaga agar selalu pada fase vegatatif dengan cara memberikan siklus cahaya 18-24 jam masa cahaya.

metode kloning ini adalah dengan cara memotong ranting tanaman ganja dan memaksa tanaman ganja untuk bertahan hidup setelah di potong dari tanaman induknya,karena pada potongan ranting tersebut tidak memiliki akar, maka secara alami proses bertahan hidup tanaman ganja memerlukan rangsangan secara kimia agara akar ditumbuhkan dan tanaman ganja tetap hidup.

memulai kloning tanaman ganja

untuk memulai proses kloning kita perlu menyiapkan bahan dan peralatannya yaitu.

induk tanaman

jika jenis induk tanaman ganja yang akan kita kloning termasuk tanaman yang sulit untuk di budidaya dengan cara kloning maka ada pembudidaya perlu untuk menyiapkan induk tanaman sebelum proses kloning yaitu.

  • siram tanaman ganja dengan air yang sedikit melimpah selama satu minggu sebelum proses kloning, ini berfungsi untuk mencuci kandungan nitrogen dalam tanama.dan proses drainase harus dalam kondisi bagus.
  • pilih cabang yang digunakan untuk proses kloning dari bagian bawah tanaman.
  • jangan memberikan pupuk terlebih dahulu pada tanaman induk.

peralatan kloning

yang perlu dipersiapkan yaitu.

gunting

gunakan gunting yang steril dan bersih pada proses kloning

pisau silet

pisau silet yang steril yang akan kita gunakan, agar mencegah bakteri yang dapat mngakibatkan tanaman ganja menjadi membusuk.

tempat kloning dan media

tempat kloning adalah temat dimana tanaman yang sudah dipoting ditempatkan dan dibiarkan tumbuh, media tanam dapat menggunakan tanah organik, rockwool,maupun Floral Foam.

gelas kecil

persiapkan dua buah gelas kecil yang nantinya digunakan untuk air dan menaruh hormon penumbuh akar.

hormon penumbuh akar

hormon penumbuh akar digunakan sebagai perangsang tumbuhnya akar secara kimiawi, hormon akar ini banyak sekali jenisnya yang beredar di pasaran, pembudidaya dapat menyesuaikan kebutuhan hormon akar ini berdasarkan harga dan dan kualitas hormon penumbuh akar ini.

                            

hormon akar dapat di beli di toko tanaman hias terdekat.

dome / tempat untuk menjaga kelembaban.

berfungsi untuk menjaga kelembaban udara dari tanaman ganja yang sedang dalam proses kloning. kita dapat memanfaatkan berbagai benda bekas yang berada disekitar kita untuk tempat kloning ini.

kita dapat memanfaatkan botol plastik bekas untuk digunakan sebagai tempat menjaga kelembaban.

Botol bekas Sebagai Media Kloning Tanaman Ganja

Botol bekas Sebagai Media Kloning Tanaman Ganja

Langkah-langkah Kloning Tanaman Ganja

siapkan hormon akar kedalam gelas kecil, lalu siapkan gelas kecil satu lagi guna tempat potongan cabang dan diberikan air biasa.

potong bagian cabang dari induk tanaman yang ingin digunakan sebagai kloning dengan kemiringan 45 derajat menggunakan pisau silet yang sudah di sterilkan.

potong cabang daun bagian bawah  dan berikan sayatan kecil pada bagian pangkal potongan ranting.

lakukan hal diatas untuk pemotongan cbang berikutnya,dan sambil menunggu semua cabang selesai, letakan potongan cabang cloning pada gelas yang berisi air agar potongan cabang tetap dalam kondisi segar.

berikan sayatan kecil pada pangkal kloning guna pertumbuhan akar,

akar yang akan tumbuh dari pangkal kloning akan nampak seperti gambar dibawah ini.

kemudian celupkan pangkal kloning pada hormon akar yang telah kita siapkan.

setelah pangkal ranting kloning dicelupkan pada hormon akar, maka kloning siap diberikan ke media tanam  yang telah disediakan.

untuk ranting kloning yang memiliki daun banyak maka trim atau pemotongan pada daun yang lebar akan diperlukan, ini berfungsi untuk mengurangi penguapan yang terjadi pada daun tanaman ganja yang dikloning.

setelah semua tahap diatas, maka masukkan ganja ke dalam tempat kloning atau dome , dengan menyemprot tanaman ganja dengan air terlebih dahulu, yang bertujuan untuk menjaga kelembaban udara serta suhu ruangan tempat kloning.

semprot tanaman ganja kemudian bungkus dengan penutup agar kelembabanya terjaga.

tanaman ganja dalam proses kloning membutuhkan kelembaban yang sangat tinggi yaitu 95-100 persen kelembaban udara, ini dibutuhkan pada minggu pertama.

sedangkan suhu udara yang baik untuk pertumbuhan kloning berkisar pada 18°-24°C dan suhu pada media tempat akar akan tumbuh adalah 24°-27°C, suhu yang terlalu panas diatas 29°C akan menyebabkan kerusakan pada akar.

untuk cahaya berikan siklus 18-24jam masa pencahayaan pada kloning.untuk menghemat energi pada masa kloning ini dapat menggunakan lampu T5 fluorescent dengan jarak 0.5-1m diatas kloning.

kloning akan siap untuk dipindahkan ke media tanam yang diinginkan setelah akar tumbuh kuat, yaitu pada usia 10-21 hari, untuk pertumbuhan yang optimal dan sesuai yang kita inginkan pastikan akar harus dalam kondisi kuat sebelum dipindahkan ke media lain yang diinginkan.

Kondisi akar kloning tanaman ganja yang berusia seminggu

Kondisi akar kloning tanaman ganja yang berusia seminggu

setelah tanaman dipindahkan, kloning memasuki masa vegetatif dan siap untuk tumbuh, dan dalam beberapa bulan siap untuk memasuki masa berbunga.

perlu diperhatikan :

  • pastikan akar tanaman ganja dari hasil kloning dalam kondisi yang kuat saat di pindahkan ke media tanam yang diinginkan.
  • jangan gunakan pupuk apapun pada saat proses kloning

Tentang ganjaindonesia

Blog yang memaparkan tentang cara bercocok tanam ganja,baik dalam ruangan ataupun luar ruangan serta berbagai kultur dan budaya ganja yang ada di Indonesia
Pos ini dipublikasikan di Budidaya, Budidaya Dalam Ruangan, Ganja, kloning, Teknik dan tag , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Kloning pada tanaman Ganja

  1. unyil berkata:

    butuh cenel gan dsn gagal panen

  2. 1002 berkata:

    ane butuh peralatan lengkap utk indoor gan… ada yg bisa bantu untuk beli dan kirim…tentunya ane transfer biayanya gan..
    jika ada yg bisa bantu email ane gan…

    didaerah ane susah bgt dpt peralatan, maklum masih daerah kecil..

    • indah berkata:

      bikin aja bro, jauh lebih murah. banyak tutor di youtube kok. klo ga salah keywordnya related with “Build a cheap budget Growing Box”

  3. Ping balik: Pertimbangan Dalam Budidaya Ganja | Ganja Indonesia

  4. awal berkata:

    harus telaten ngerawat’a

  5. bob loen berkata:

    dapet bibitnya dari mana bos

  6. joe berkata:

    thanks saran2a bos,sukses dan uda panen dg hasil yg cukup memuaskan dalam tahap awal

  7. THC308 berkata:

    Kawan….Saya lihat setelah proses kloning selesai dilakukan kemudian tanaman ditempatkan di dalam box yang tertutup dengan plastik demi menjaga kelembaban. Pertanyaan saya apakah dengan perlakuan demikian si tanaman tidak kehabisan udara dan menjadi mati? Atau ketika tanaman sedang mendapat treatment seperti itu penutup yang menaungi tanaman dibuka secara kemudian ditutup lagi secara berkala dalam jangka waktu tertentu dan terus menerus dilakukan siklus demikian hingga akar tumbuh dan siap dipindahkan ke rumah barunya?
    Terima kasih sebelumnya atas jawaban yang akan diberikan. Semoga bisa membantu teman-teman yang lain dalam pelestarian tanaman ini. Mari kita dukung perjuangan legalisasi ganja di Republik Indonesia!

  8. Ras Alamsyah berkata:

    menjual seed lokal dan impor , sativa lokal 20k/seed ( feminized 25k/seed ) , blue mystic 35k/seed ( feminized 40k/seed ) ,
    bunga : 1jt/pack 200g
    daun : 300k 1/2 G , 600k 1G , 950k 1/2kg , 1.6jt 1KG bahan aceh.

    proses cepat aman dan mudah , email : ras.alamsyah420@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s